Tampilkan postingan dengan label Love. Tampilkan semua postingan

Serdadu Kumbang

terbang tinggi ke awan, mungkin ada yang bisa kutemukan,
menyebrangi ilalang walapun jauh yang harus ku tempuh, 
 
Nak, kau tau? kau adalah makhluk tanpa sayap yang selalu bisa terbang kapan saja kau mau. Kau tidak perlu takut untuk terbang. Diatas sana, kau akan menemukan sesuatu yang luar biasa. Kau akan melihat dunia yang luas, kau akan mengenal siapa dirimu, dan kau akan tau siapa Tuhanmu. Tidak masalah ketika kau harus berjalan melewati ilalang yang menjulang, tak masalah berapa jarak yang kau tempuh, karena hidupmu memang untuk berjalan. Kau adalah seorang musafir. 

Serius dalam mencipta #KI4PKU [pict by ipeh]
jalan masihlah panjang, banyak keinginan yang dilupakan, 
masih harus berjuang, percayalah masih ada banyak harapan,

Nak, dalam perjalanan panjangmu, kau akan menemukan titik dimana kau harus bertaruh pada mimpimu. kadangkala kau harus melepaskan keinginanmu untuk oranglain. kau tidak pernah hidup sendiri, banyak orang-orang yang mengelilingimu. melepas mimpimu bukan berarti kau harus menyerah. kau hanya perlu terus berjuang, dan percaya bahwa mimpimu tidak benar-benar pergi meninggalkanmu meski kau melepaskannya. 

merasakan menjadi wisudawan dan rektor! #KI4PKU [pict by ipeh]
maju serdadu kumbang, jangan menyerah rintangan menghalang, 
tenang jalani semua, percayalah harapan itu masih ada

Nak, selama kau berjalan, tidak mungkin kau tidak menemukan rintangan. tidak mungkin jalan yang kau lalui lurus tanpa cabang. Kau pasti menemukan turunan, sesekali kau perlu mendaki bahkan tersungkur. Tapi nak, yang harus kau lakukan adalah menjalani itu semua. kau harus terus berjalan. Percayalah, di ujung jalanmu kau akan menemukan secercah cahaya, selalu ada harapan setiap kali kau jatuh. Bangkit dan berjalanlah. 

Cita-citaku menjadi pemadam kebakaran, #KI4PKU [pict by ipeh]
terbang lah terbang, raihlah mimpi, jangan berhenti terbang yang tinggi
terbanglah terbang, raihlah mimpi, terbanglah serdadu kumbang
[Serdadu Kumbang-Ipank]
Nak, kepakkan sayapmu. terbanglah! terbang yang tinggi. Pergilah mencari ujung dunia. Mimpimu adalah hakmu. jangan biarkan oranglain mendikte mimpimu bahkan mencabik-cabik mimpimu. jadilah apa yang kau mau untuk memberi manfaat pada orangtuamu, orang-orang disekitarmu, dan pada alam.
 
 Pekanbaru,
3 Desember 2016.

Kita Muda!

Dipertemukan di zaman putih biru kuncir kuda. seinget gue, gue itu ditakdirkan satu kelas sama dua orang yang awet sampe lulus SMP, padahal ya, kita tuh ga deket-deket amat, cuma tau bahwa kita teman satu kelas, yasudah. beda genk, ceritanya. wkwkwkwkk... nah, pas kelas 2 SMP, ketemu lah sama satu orang lagi. jadi satu genk? gak juga sih. mungkin karena kita anak "oplet" kali ya, jadi sering ketemu gitu, gak di sekolah, gak di jalan, gak di oplet. *oplet = angkot*. eh iya ding, kita se-genk. kawan pulang jalan kaki dari sekolah menyusuri jalan sambil cuci mata ke MTS sebelah dan kampus UNRI sampe ke gramedia kalau pas lagi malas naik angkot. huehehe...
nemu poto ini. potobox jaman SMA, tahun 2005.
dulu mah jamannya potobox. wkwkwkwkkk....
Jujur aja, memori tentang cerita gue sama mereka pas kelas satu dan kelas dua itu limited edition. yang gue inget cuma gue suka barteran dan minjam buku lima sekawan serta komik-komik kece sama si kawan yang gue panggil dengan mak win. nah, seru itu kalau lagi gak ada guru, terus kita mojok deh dengan dunia imajinasi lima sekawan. cek laci meja, bisa jadi penuh dengan buku, buku-buku detective. wkwkwkwkk...

Terus, pas naik kelas 3, kita satu kelas lagi. yang gue ingat kelas kita itu kelas paling besar. secara laboraturim gagal dijadiin kelas. wkwkwkkk.. kenapa jadi deket? karena kita berada di deretan kursi belakang. huihihihi...

ceritanya kan mau UN tuh, jadilah kita buat kelompok-kelompok kecil. basecampnya kebetulan di rumah gue. secara *ehm* rumah di tengah kota yang paling gampang di akses darimana-mana. hehe.. *padahal, guenya aja yang gak dapat izin "belajar" kemana-mana. wkwkwkwkkk...*. jadilah rumah tua itu jadi saksi bisu dari mimpi-mimpi jaman gue bocil bareng mereka.

dan yang paling gue inget itu justru mimpi temen gue yang lepas SMP pindah ke Sumbar. Doi pernah bilang kalau doi pengen punya rumah kayu jati yang dengan banyak komputer. wkwkwkwk.. dulu itu, komputer adalah hal yang mewah bagi kita. komputer di sekolah cuma seuprit, yang kadang satu komputer diisi oleh 3 orang, banyak yang rusak pula. jadi, mimpi punya komputer yang banyak itu adalah hal yang istimewa. siapa sangka kalau sekarang itu bukan jamannya komputer. laptop yang udah bisa dibawa kemana-mana aja udah kayak kacang goreng. Hp android yang lebih canggih juga udah merupakan suatu kebutuhan. wkwkwkwkwkk... perubahan itu memang nyata ya.

dan mimpi gue? cuma mau keliling Indonesia. huihihi.. mimpi yang lain? gue lupa!

waktu itu, kita lima orang. satu orang lagi lostcontact euy sama gue. terakhir kontak itu doi udah punya anak, tinggal di Jakarta. mau main ke rumahnya, gagal mulu. iye, doi yang pindah ke Sumbar setelah tamat SMP. sedangkan kita yang berempat, pindah sekolah ke SMA yang sama. kelas yang sama, ekskul yang sama pula.

Iyes! tahun 2004 kita pindah sekolah ke sebelah. cuma lima langkah dari SMP. masih di area yang sama. wkwkwkwkkk...

masa SMA lebih berwarna. dua orang satu kelas yang sama, gue dan satu orang lagi di kelas yang sama pula. tapi, ya itu. dibilang se-genk banget nget, gak juga sih. masing-masing kita masih punya kehidupan sendiri-sendiri dengan teman-teman baru. tapi, gue tetap merasa amazing aja sama pertemanan ini.

Cerita SMA ya gitu deh, bosan dengan suasana kelas, main ke kelas mereka cuma sekedar curhat atau minta makan. pengen cerita ngalor ngidul ya udah, kite ngerumpi di kantin sekolah atau Bakwan Sumetera. atau cuma sekedar nanya soal ulangan. wkwkwkwkkkk..

waktu terus berlanjut. goodbye daghdagh masa paling indah, jaman putih abu. dan kita semua mencar. gue ke Bogor. satu ke Aceh, satu ke Medan, dan satu lagi jaga kandang.
terus selesai?

ya gak lah. minimal satu tahun sekali, gue dan mereka bakal ngumpul di basecamp [rumah gue:red]. ya gitu, saling sapa, bertukar kabar, cerita ini dan itu, curhat soal kuliah, dosen, kosan dan apapunlah. terus begitu dan begitu terus selama 8 tahun kita terpisah. *lebay*

dan siapa sangka, burung terbang jauh akan kembali ke sangkar. teman yang dari medan selesai kuliah kembali ke kandang. sedangkan gue dan temen yang di Aceh, satu hati. kembali ke kandang di tahun yang sama cuma beda bulan. yes! kita berempat kembali ke kandang, Pekanbaru dengan kesibukan masing-masing. wkwkwkwkkk...

Sekarang 2016, gak perlu ke potobox dulu.
cukup jeprat jepret pake HP.
Kita masih muda. huehehe!



masih tetap amazing! dan bahagia menjadi bagian mereka. gak nyangka aja, di sela kesibukan masing-masing selalu mencari celah biar kita bisa saling ketemu, tatap muka dan melihat kebodohan-kebodohan jaman bocil yang masih terselip, dan secara gak sadar kita lakuin dari tahun ke tahun. dan tahun ini memasuki tahun ke 14. huehehe! Tahun selanjutnya? ah, siapa yang bisa memprediksi masa depan? kita nikmati saja pertemanan ini. yang gue tau, kalau ada waktu di tempat yang sama, InsyaAllah kita masih bisa ketemu kan? huihihi..

Terimakasih atas cerita selama 14 tahun ini genks!
*peluk cium. Lebaran besok kita konvoi lagi*


Pekanbaru,
24 Juni 2016

Pada Suatu Hari Nanti

Puisi-puisi Om Sapardi Djoko Damono ini selalu bikin melting..!! apalagi kalau udah di musikalisasi. awesome dan serius bikin baper..!!!

kayak puisi yang ini, Pada Suatu Hari Nanti.
mendengar puisi ini, jadi gimana ya.. sedih bercampur semangat buat nulis. ini puisi perenungan ke sekian dari Om Sapardi. Aaaahhh... gue makin cinta sama om Sapardi.

Pada Suatu Hari Nanti

Pada suatu hari nanti
Jasadku tak akan ada lagi
Tapi dalam bait-bait sajak ini
Kau takkan kurelakan sendiri

Pada suatu hari nanti
Suaraku tak terdengar lagi
Tapi diantara larik-larik sajak ini
Kau akan tetap kusiasati

Pada suatu hari nanti
Impianku pun tak di kenal lagi
Namun disela-sela huruf sajak ini
Kau takkan letih-letihnya kucari

Keren gak sih tuh syair?
Om Sapardi mengingatkan gue bahwa manusia itu akan mati. bahwa ada masanya dimana manusia itu redup, ketika suara-suara manusia menjadi tidak berarti sama sekali. kasarnya "emang lu siapa?", dan ada masanya cita-cita manusia hilang di telan bumi karena pergantian pemain. dan apa yang akan kita lakukan ketika suatu hari nanti itu tiba?

kerennya, Om Sapardi langsung kasih jawaban. Menulis.
hanya dengan menulis! meski manusia itu sudah mati, tapi si manusia itu masih bisa menemani manusia-manusia lain yang masih hidup.
hanya dengan menulis! meski suara-suara itu tidak terdengar, tapi juga akan ada massa dimana suara-suara itu kembali bergemuruh. karena dengan menulis, suara-suara iti tidak pernah benar-benar tenggelam.
hanya dengan menulis! meski mimpi itu belum sempat terwujud, tapi dengan menulis maka akan ada suatu kesempatan dimana mimpi itu kembali ke permukaan dan dilanjutkan oleh pemain baru.

yosshh!! lagi-lagi, gue mulai mengerti bahwa hanya dengan menulis manusia akan selalu hidup.

jadi, apa yang sudah kamu tulis hari ini?

Pekanbaru,
29 Mei 2016

Kampusku dulu dan sekarang, Eps. Asrama.

Baru ngeh, ternyata perubahan itu pasti terjadi. Pelan sih, tapi begitulah. Seperti kampusku. Kampusku dulu bukanlah kampusku yang sekarang. He-em, ada perubahan-perubahan kecil setiap tahunnya yang hampir menelan wajah lama si kampus. Sayangnya, aku baru menyadari perubahan itu sekarang. Hm, kalau saja aku tau kampus ini akan di permak sedemikian rupa, seharusnya aku mengabadikan setiap sudut kampus ini. Jadi, terbukti memang, perubahan itu kadang pelan, tapi pasti. Huehehehe..

No problemo lah, masih ada cara lain untuk mengantisipasi pengabadian cerita dari perubahan-perubahan yang udah dilakukan. Yaaaa..jika tidak bisa dibingkai dalam foto, maka tidak ada salahnya aku mencoba membingkainya dalam aksara. *wuuussss....*

Aku menginjakkan kaki di kampus itu Juli 2007, dan sekarang sudah 2016, artinya hampir 9 tahun aku hidup dalam kampus, *ssttt...ternyata waktu itu cepat berlalu loh* hei..hei..kamu gak perlu bertanya-tanya berapa umurku sekarang, oke? Dan ternyata, banyak hal yang berubah, dan aku rindukan.

Hm, mari kita flashback sejenak menembus lorong waktu menuju masa lalu.

Yang paling istimewa dari kampusku adalah setiap mahasiswa tingkat pertama wajib untuk tinggal di asrama. Dan bagiku ini sangat menarik dan punya cerita sendiri, apalagi ketika kamu bosan dengan aturan-aturan asrama. Namanya anak baru jadi mahasiswa yang ingin bebas dari aturan, eh masuk asrama dengan aturan yang sama kayak di rumah, harus begini dan begitu, pulang jam segini bangun jam segitu, gimana gak bosan coba, jadilah hal-hal konyol dilakukan. Dari ngumpet, kabur, joinan alasan buat kabur atau apalah dilakukan.

Hal lain yang berkesan ketika kamu mendengar kata molen *bukan molen bangunan, tapi makanan*, maka bayangannya adalah molen segede gaban yang nampol banget buat sarapan pagi, apalagi harganya masih 1000-1500 rupiah. Beuhh..! itu kan mahasiswa banget, apalagi pas di tanggal tua. Yasud, penjual molen akan menjadi orang yang akan ditunggu-tunggu dan di serbu oleh anak seasrama. Secara si penjual molen keliling dari lorong ke lorong, maka silahkan pasang kuping kalau gak mau kehabisan, apalagi kalau posisi kamu berada di lorong terakhir kamar paling belakang, wassalam sajalah. Hueheheh...

Em, apakah penjual molen  masih berjaya? Dapa referensi dari mahasiswi tahun 2011, katanya sih gak ada. Ah, sayang sekali mereka tidak mencicipi molen yang melegenda itu. hehe.. *tapi gak tau deh kalau untuk asrama putra*. 

Ketika aku baru masuk, memang sudah ada pembangunan asrama baru. Kita lebih mengenalnya Rusunawa-rumah susun mahasiswa. Karena asrama itu sampai lantai 4 dan gak ada lift. Dan kamu tau tempat menjemur pakaiannya ada di lantai berapa? Di lantai 5..!! *seingetku sih begitu*. yes, jadi kalau hujan, kamu berada di lantai satu, mau ngambil jemuran ya pasrahkan saja. Wkwwkwkwkkk...

Tempat tongkrongan favorit mahasiswa baru-mahasiswa yang masih lugu-mahasiswa asrama ya gak jauh-jauh, masih berada di sekitaran asrama, kantin paguyuban. Biasanya para lelaki juga suka nongkrong dan ngambil lapak di asrama putri, alasannya sih belajar bareng. Tauh deh yang pada ngincer cewek-cewek kece. Hehe..

Dulu, kantin paguyubannya sederhana. Dan pasti full mahasiswa pada jam-jam urgent, ya kira-kira pukul 7.30 – 08.00, 09.30-10.00, dan 12.00-13.00. itu jam-jam buat isi amunisi sebelum pindah tidur ke ruang kuliah *eh*.

Sekarang, kantin paguyuban masih ada, cuma sudah di lebur antara komplek asrama 123 sama komplek rusunawa. Kebayang gak sih padatnya tuh kantin di jam-jam urgent gitu. Dan sekarang, kantinnya juga sedikit pengap-ngap. Beda deh sama yang dulu yang banyak angin sepoi-sepoi. 

Satu lagi tentang asrama, dulu itu kalau mau ke asrama dari arah bara atau gww, butuh perjuangan dan pake ngos-ngosan dulu. Iyess..!! dulu disana ada tanjakan cinta namanya. Hehe.. jalan yang nanjak, emang gak panjang sih, cuma cukup menguras tenaga. Kamu naik sepeda lewatin jalan itu? di jamin bakal turun deh, bukan kamu yang naik sepeda tapi sepeda ngerjain kamu buat di tuntun. Lari di jalanan itu? yakiinn? Hm, kalau gitu kamu perlu latihan dulu biar sukses buat lewatin jalan itu sambil berlari. Wkwkwkwkwkk..

Sekarang, tanjakan cinta itu udah rata. Menuju asrama dari bara atau gww udah gak ada tantangannya. Udah kayak jalan tol. Lancar jaya..!!


Oia, masih ada hal yang menarik lagi nih, *ternyata banyak juga ya cerita asrama*. Dulu, naik bis kampus itu gratis. Bisnya nyamperin ke asrama di jam-jam urgent itu. dan seketika bis bakal penuh dengan mahasiswa-mahasiswa yang bangun telat. Kayak ikan sarden dah dalam bis. Karena bis itu langka..!!. Nah, sekarang? Bis udah ada tarifnya, udah gak masuk asrama, dan udah gak sumpek-sumpekan. Soale banyak bis yang keliling. Dan yang bedain itu, di zaman 2007, kelas2nya tersebar ke seluruh pelosok kampus. Jadi di tahun pertama pake titel mahasiswa kamu bakal punya banyak teman dan banyak tau tempat dan jalan-jalan tikus plus betis yang “seksi” karena keseringan jalan. Iyalah, kampus luas gitu dengan kelas yang berjauhan pasti nyari jalur terpendek buat pindah dari kelas ke kelas kalau gak mau telat, apalagi gak ada bis, uang pas-pasan yang tidak memungkinkan naik ojek apalagi gojek. Dan beberapa tahun setelah 2007 sampai sekarang, mahasiswa baru itu udah punya lapak sendiri. Gak numpang lagi di ruangan fakultas-fakultas lain yang gak ada jadwal kuliah. He-em, sekarang udah ada gedung khusus kelas TPB-mahasiswa asrama. Dan gedungnya deket pula sama asrama. Jadi begitulah, bis tidak terlalu berarti bagi mahasiswa asrama, tinggal ngesot ke depan asrama, sampe dah ke ruang kuliah. 

aahh..ini mah cuma nulis doang, gak ada bukti poto. hm, soalnya dulu gak punya camdig, camdig masih barang mewah bukan kayak kacang goreng kayak sekarang. Poto pake hp? iye kalau hp canggih. aku  mah apa atuh, hpnya cuma nokia yang tahan banting. gak ada kameranya. so? ambil dari om gugel? susye ah. cari sendiri aja ya kalau mau liat perubahan-perubahannya. ^^v

2 Maret 2016
Dramaga, IPB.
Salam Asrama, 
"Together to be better". *jargonnya asrama*

Lanjutkan Ceritamu, hei Bos Kecil..!!

bos kecil yang ngakunya "pemberani" ini sekarang udah gede loh. ciee.. yang udah sarjana...!! welcome to the real world bos..!! buktikan keberanian masa kecil itu di dunia yang kadang memang suka membingungkan ini. hahayyy...!!
bos kecil kita di umur 3 tahun,
ingat kata-kata si mamak kita yang di waktu malam "duduak mamak". waktunya kita "menjual diri dan berkarya". junjung harga diri, sebentar lagi akan tiba masanya masuk dalam fase "memberi".
jadi, silahkan buat peta hidup dan berjalan.
we proud of you..!!


ikut nebeng ah, mewakili rangers yang lain.
yaaa..sama halnya dengan rute terjal dalam pendakian. ketika kita melihat rute itu seketika nyali langsung menciut, berpikir bahwa kita tidak bisa, tapi ingat..!! itu karena kita gak nyoba. bukan tidak bisa. faktanya, setelah dilewati meskipun pake jatuh, toh rute itu ternyata menyenangkan dan bisa di lewati. ^^
just keep fighting sis..!! meskipun pake nangis. huehehehe...
si abang bela-belain datang di sela-sela waktu yang sibuk
cuma buat ngasih selamat
*abaikan lantai yang berantakan*
rangers ada ketika dibutuhkan..!!
karena zordon mengajarkan untuk menyebarkan kebaikan dan membantu sesama.
so, dont worry be happy..!!
lanjutkan perjalanannmu..!!

^^


Pink Ranger
Bogor, 1 September 2015

random #2

seperti gulma

kamu pernah dengar kata gulma? merasa asing? atau sudah menjadi ahli gulma? bagi saya atau kamu yang bergelut sebagai mahasiswa pertanian, tentu saja kata itu menjadi makanan sehari-hari. bahkan ada masanya ketika matamu penuh dengan nama-nama gulma.

yak, gulma itu nama kerennya tumbuhan yang tumbuh bukan pada tempatnya. tumbuhan yang tumbuh subur, tetapi tidak di harapkan. seperti menanam jagung,tumbuh alang-alang, tanam cabe tumbuh rumput -yang entah apa namanya-, tanam padi tumbuh rumput-rumput yang mirip padi.
dan mereka semua tidak diinginkan, maka para petani, pakar pertanian akan melakukan hal yang sama, membunuh gulma, mencabut gulma agar produksi tanaman tidak terganggu.

banyak cara yang dilakukan agar gulma tidak tumbuh dan mengganggu tanaman utama. mulai dari cara manual, mencabutnya, membabatnya menggunakan mesin, menggunakan mulsa, atau dengan menyemprotkan herbisida agar gulma mati.

tapi gulma tetap lah gulma. yang akan terus tumbuh liar, tumbuh dan terus tumbuh. sehari, seminggu, sebulan bahkan bertahun-tahun setelah gulma di babat habis.
gulma, akan tetap tumbuh meskipun para petani tidak mengharapkan kehadirannya di kebun miliknya.

dan kamu telah menjelma menjadi gulma. kembali tumbuh meskipun telah berusaha dibabat habis, di bakar bahkan telah diberi racun.

2 juni 2015
edelweis, Bogor.

Kijang Merah

ini teman-teman baik yang entah siapa saja mereka
kita memang satu kelas, tapi baru kenal di tahun 2010 saat pertama kali belajar naik gunung. dan kemudian cerita berlanjut. sampai hari ini.

banyak cerita bersama mereka. dari naik gunung, nyusur sungai, masuk hutan, ngecamp di pantai, main di kebun raya, mandi hujan, tidur bareng, main kembang api, main kunang-kunang, apapunlah yang kadang membuat jiwa anak-anak mengalir begitu saja. bertemu meeka dengan wajah bantal pun sudah biasa.

2 dari mereka sudah memiliki belahan jiwa. tapi itu tidak memutus komunikasi dan bertukar kabar dari kita. dua orang akan segera menyusul dalam satu hari, di hari, waktu dan tempat yang sama. ^^

berantem pernah, diem-dieman pernah, ngilang juga sering, ngomel apalagi, yang belum itu cakar-cakaran sama tonjok-tonjokan. hehe..

kadang ngerasa bosan juga, kadang pengen nonjok mereka dengan tingkah yang gak pernah berubah, ceng-cengan yang hobi mampus, kadang pengen jambak mereka karena suka diem aja trus ngilang tanpa kasih kabar, tau-tau udah mau nikah aja, kadang-kadang pengen teriak di telinga mereka, kalau gw bukan cenayang yang ngerti arti tingkah mereka. yah..kadang-kadang. hehe..

tapi, meskipun begitu kadang mereka juga selalu ada buat jadi tempat "sampah". mungkin bukan sama si zebra, tapi ada si semut, kadang ada si elang yang rela dengar ocehan sepanjang hari atau ada si merak yang cuma bisa cengok dengerin tumpahan-tumpahan kegalauan, ada juga si kancil yang masih bijak, dan abang tertua bersama om gepetho yang kadang suka menghibur dengan tingkahnya yang suka aneh dan tidak jelas.

mereka itu nyebelin. udah pada sibuk, udah pada kerja, udah ninggalin bogor. udah kesana kemari, sedangkan gw yang pengen banget ninggalin bogor malah jadi penjaga gawang sampai hari ini. tapi, mereka itu juga ngangenin. soalnya cuma sama mereka tingkah anak kecil meskipun udah pada tua suka keluar tanpa malu. hehe...

yoi, mereka yang ngajarin gw untuk tetap menjadi tangguh, gak cengeng, bisa ini bisa itu, dan mempercayai bahwa ketulusan itu emang benar adanya, yang ngajarin bahwa teman itu ada emang untuk di repotin, yang ngajarin untuk terus memberi tanpa harus diminta, dan yang ngasih tau kalau kita itu emang akan sibuk masing-masing dengan kehidupan kita. gak mungkin bakal bareng terus. tapi itu bukan berarti kita melupakan satu sama lain. banyak cara untuk memberikan perhatian dan peduli, dan itu gak bisa diliat dari kasat mata. cuma bisa di rasakan. hahayy...!!

okelah, mereka memang beragam dengan ragamnya masing-masing, tapi begitulah.. entah apa namanya yang kadang suka membuat kita kumpul kalau ada kesempatan, meskipun sangat jarang kumpul bareng, cuma satu, dua orang, ya paling tidak melampiaskan hobi lama. nongkrong sampai di usir orang. *ini mah buat yang masih bebas, yang belum punya buntut* hehe..

tengkyu bratha, sista..^^


Jalan Seru Bertemu Para Kijang..^^v



Perjalanan yang hampir selalu seru ini dimulai sejak meninggalkan bogor. Yuhuu...perjalanan silaturahmi antara keluarga-keluarga kijang merah yang entah bagaimana terbentuk dengan ketidakjelasannya. Yap..!! tercetus tanggal 18 Februari jam setengah dua siang dengan menumpang kijang tiga saya berangkat menuju rumahnya kijang bungsu. Emang dasar tidak tau diri. udah numpang. malah di jemput ke kampus. Gak Cuma sampai disitu. setelah duduk manis dalam mobil dan masuk pintu tol. diri yang kadang gak tau malu ini langsung terlelap dengan nyamannya. Urat malu gak putus hanya disitu. ketika bangun. lalu ditawarkan cemilan dan makanan. maka gak perlu diulang dua kali. langsung hajar bleh..!! Haha...

*mungkin emang begitu caranya. Hilangkan rasa tidak enak. Perbuat apa yang anaknya lakukan. Dan selamat..!! kamu bisa berbaur dengan mereka*.
Sampai di petarukan setelah menikmati makan dan kembali tertidur. kijang dua ikut bergabung dalam irama menuju rumah si kijang bungsu. Ya..ya..ya..yang sibuk membaca peta dan arah, hanya mereka berdua. si kijang dua dan si kijang tiga. Saya? Tidak perlu bersibuk diri atau mengganggu konsentrasi mereka. jadi dengan khusuk menidurkan diri sepanjang perjalanan. Huehehe...  :p
Akhirnya mobil yang membawa tiga orang kijang berhenti jam 9 pagi di rumahnya si kijang bungsu. Tapi ternyata si bungsu belum hadir. Jadi? Selamat makan..!! *loh?*. apalagi coba. ketika baru sampai di rumah. ibu si bungsu telah siap menerima kehadiran para kijang yang udah kucel belum mandi dengan pecel sayur yang nikmat tiada tara. Jadi.  ayoo makaann..!!

*dibalik cerita di rumah si bungsu. saya menemukan replika si bungsu yang jelas-jelas hidup dan nyata..!! mirip banget dari ujung kepala sampai kaki ditambah dengan cara berbicara dan ekpresi  tubuh. Jadi. terungkap sudah darimana datangnya sikap si bungsu yang kadang-kadang juga di luar jangkauan logika. Hehe...^^v. Keramahtamahan keluarga si bungsu memang membuat kita nyaman untuk menikmati liburan. makan dan tidur. Apalagi kijang-kijang ini memang sudah dikenal karena tingkah yang suka menghilangkan diri secara berkelompok. Huehehe...*

Yeaahh..!! jam 11 siang. kijang empat dan kijang bungsu hadir..!! selamat berkumpul.. :)
yang belum sempat hadir selepas tahun 2012 kijang tertua dan kijang lima. Yoi. si kijang tertua sedang menikmati detik-detik terakhir menikmati tanah Jawa bersama sang istri tercinta dan kijang lima harus kembali ke tanah ternate. Yoyoi..!! akan ada hari dimana kita semua bisa kembali berkumpul dengan ke konyolan masing-masing. dan seolah-olah kembali ke masa lalu. membuka tingkah aneh yang kadang dirindukan. Wakakakakkkkk... ^^v
yang ambil poto si kijang dua
Entahlah. padahal saya sendiri masih sering bertemu kijang dua. kijang tiga. sesekali kijang empat dan si bungsu. Tapi. entah aura apa yang menyelimuti suasana itu.  terasa kijang-kijang ini meski telah banyak berubah menjadi dewasa. tapi tetaplah para kijang yang masih punya ego anak kecil yang bebas berekspresi. dan itu menyenangkan..!! *jarang seorang dewasa masih bisa bebas bermain seperti bocah yang kadang gak tau malu. wakakakakkkk...!!*.
Berbagi tempat tidur dengan kijang empat dan si bungsu setelah 2012 itu juga sesuatu amazing. Berceloteh seperti radio. mendengarkan. berdiskusi sampai larut malam. Heii..!! kapan lagi kita bisa melakukan itu. Dan menjadi sesuatu yang agak tidak mungkin ketika tiba masanya kita telah menjadi emak-emak. Hehe...

Si kijang empat yang rajin. Meskipun kita sudah bersusah payah agar tidur pagi dengan harapan bahwa si kijang empat tertidur dan taraanng..!! jadi bolos kerja. Halah..!! itu gak mempan coy..!! kerja tetaplah kerja. Jadi pagi itu. tetaplah si kijang empat cus masuk kantor.

Tidak berselang lama. si kijang dua juga ikut rombongan kembali ke pemalang dan menyempatkan diri menjenguk si kijang tertua yang katanya ngambek karena lupa di kabarin bahwa hari itu ada acara kumpul keluarga kijang. Hehe...

Tidak ada acara mengunjungi suatu tempat yang indah hari itu. Hanya bercerita dan berjalan kaki mencari bakso menghabiskan waktu sebelum perjalanan selanjutnya dimulai. 

*tobecont*

nongkrong..!!

nongkrong..!!
kata nongkrong itu identik dengan sekumpulan manusia yang hobi membuang waktu, ngopi, ngerokok atau apapun lah yang gak jauh-jauh dari menghabiskan hari dengan ngobrol..
kalau gak, nongkrong juga identik dengan sekumpulan manusia hedon yang tajir yang membunuh waktu di tempat-tempat berkelas, yang gak panas, pelayan cantik dan cakep, dan tentu saja dengan harga yang melambung..!!

tapi, nongkrong bersama mereka itu beda..!!
^^v
dan saya, jadi hobi nongkrong juga..

mungkin mereka juga ahli hisap dan candu kopi. membuang waktu? lebih tepatnya membunuh waktu kali ya..dengan diskusi-diskusi kecil, yang membuat saya geleng-geleng kepala, "hei, kemana aja si ipeh selama ini?"

saya tau tokoh-tokoh revolusioner yang hebat, dari mereka..!!
saya tau kondisi negara tercinta, dari mereka..!!
saya tau cerita-cerita heroik pahlawan Indonesia yang gagah, juga dari mereka..!!
saya mulai memasuki dunia filosofi yang sulit dipahami, dari siapa lagi? tentu saja mereka..!!
saya tau busuk dan perlunya suatu politik, masih dari mereka..!!
dan saya tau bahwa perjuangan untuk melawan arus itu berat dan butuh proses, tetap dari mereka..!!
terakhir, saya masih memiliki semangat perubahan untuk menjadi lebih "manusia" juga semangat dari mereka..!!

dan saya, ngefans sama mereka.. ^^v
karena mereka, mengajarkan saya banyak hal..

nongkrong bersama mereka, sangat sederhana..
tidak perlu kopi mahal, dan mereka tidak menghisap rokok dengan merek terkenal..
nongkrong bersama mereka, sangat sederhana..
hanya berbekal kopi bungkusan dan kompor, nongkrong menjadi luar biasa..
tidak perlu tempat eksklusif, cukup cari tempat di sekitar kampus, kampung, dan pojokan-pojokan kebun yang rindang..
tidak perlu berpakaian elegan, pakaian setelah berkebun juga oke..!!

nongkrong bersama mereka "tidak harus"..!!
bisa pergi kapan saja, dan bisa datang sesuka hati..

lagi..!! nongkrong bersama mereka,
full dengan bernyanyi, menari, tertawa, ngebully, diskusi, dan tentu saja membodoh bersama..
=.=a

mereka itu lucu. tapi tidak sadar..!!
mereka itu baik. tapi tertutup dengan gaya mereka yang berantakan.
mereka itu bertanggungjawab. tapi di detik-detik terakhir.
mereka itu luar biasa, tapi kalem..
dan mereka itu menjelma jadi abang-abang saya, karena mereka hampir bilang saya kayak bocah..!! *karena mereka gak sadar, padahal mereka juga bertingkah laku kayak bocah..*
haha...

dan ini cerita saya bersama mereka..^^
orang-orang ajaib yang dengan kelangauannya..!!
^^v





Kereta saya.. ^^v

terinspirasi dari status seorang teman..
yang menulis kalau "hidup itu seperti gerbong kereta. yang dalam perjalanannya kita akan bertemu dengan orang-orang baru, dan ketika tujuan masing-masing kita telah sampai, maka kita akan saling melambaikan tangan dan berpisah.."

lanjut lagi, ada juga status teman dan hasil diskusi ngalor kidul siang itu, yang mengatakan "di dunia inti tidak ada yang abadi,  di setiap pertemuan pasti ada perpisahan dan setiap perpisahan akan ada pertemuan kembali"

yoi, dari status itu jadi ngeflashback seketika, dan bermunculan orang-orang hebat yang ada di panggung bersama saya selama hampir 7 tahun di IPB...
=D

dan mereka?

gadis-gadis di kamar 377 . setahun bareng. pinjam barang, makan bareng, tidur bareng, "ngejail" bareng, ngebolos ngalong-malong bareng, ngemall bareng, apapunlah..kecuali masuk kamar mandi. huehehe.. dan ketika sampai di stasiun tingkat 2, mereka turun  dari gerbong TPB saya, dan melanjutkan perjalanannya. sesekali kita masih bertemu, meskipun hanya ber say "hai" dan bertukar kabar di dunia maya.. ^^

Trio Kwek-kwek TPB. pernah ngekos bareng, pulang pergi kuliah bareng, nonton kartun bareng, jatuh dalam anime-anime, dan gila dengan festival Jepang. yup, mereka segera turun dari gerbong TPB dan masuk ke gerbong masing-masing. FKH dan ARL. tapi masih sering menyempatkan diri untuk bertemu di gerbong "FESTIVAL JEPANG". hehe...

Trio Kwek-kwek di AGH. ngambil matkul bareng, sekelas bareng, belajar bareng, belajar mengukir mimpi masa depan. dan taraaannnggg..!! mereka juga segera turun setelah sampai di tujuan mereka. dan sekarang mereka terus melaju dalam kereta mereka masing-masing.

KIMERA. tidur, ngecamp, ke hutan, ke pantai, ke gunung bareng. bertingkah seperti anak kecil. bebas berekspresi. menelurkan sebuah buku untuk konsumsi pribadi. bercerita tentang mimpi. sama..!! saya masih tetap berada di gerbong saya, dan mereka pindah gerbong. mereka sedang berkonsentrasi di gerbong masing-masing. sekali-sekali kita kembali bertemu di gerbong yang sama, yaitu "petualangan". hehe.. dan diujung sana, udah ada gerbong yang sedang menunggu. 290220. ^^

Travelmate. "lari" dari kejenuhan bareng. suka spontanitas. nekat bareng. menggila bareng. dan sama. turun di stasiun masing-masing dan kembali melanjutkan perjalanan. dan yang ini spesial. akan kembali ke gerbong yang sama ketika tiba-tiba kereta kita penuh sesak denga "antah berantah" yang mebuat kita jenuh, dan kita akan bertemu di gerbong "petualangan". kapanpun kita jenuh. ^^

Hepi2sandwich. pagi-pagi buta membuat sarapan untuk para manusia yang gak sempat sarapan sebelum kuliah. kesenangan. nyari tambahan duit. gak jauh beda, perjalanan singkat ini juga berhenti. karena mereka juga sampai pada stasiun selanjutnya untuk meneruskan perjalanan masing-masing.

Hepi2berbagi. bersama melihat perkembangan bocah-bocah di sebuah sekolah. berbagi cara untuk belajar dan mengajar. berbagi ide untuk terus berkarya. sekarang? ada yang mulai turun karena udah harus segera melanjutkan perjalanan, tapi masih ada yang masih bertahan di gerbong ini.

dan saya? tidak tau sampai kapan perjalanan dalam gerbong ini akan bertahan. yang pasti, saya percaya bahwa akan tiba masanya dimana, mereka akan segera turun dan melanjutkan perjalanan di kereta masing-masing.

tapi, apapun dan bagaimanapun, kereta yang saya tunggangi ini begitu berwarna dengan adanya mereka yang sengaja atau tidak, bisa masuk dalam gerbong kereta ini.
tentu saja banyak hal yang mereka ajarkan dalam gerbong ini. meskipun hanya sebentar.
dan mereka semua hebat..!!!!!
mereka semua menginspirasi.
^^

thanks a lot genks...
=D

celoteh pendek di message =D

hal yang menyenangkan itu masih bisa berdiskusi, mendengar celoteh, saling berbagi cerita dengan para rangers..!!
rangers sekarang mulai memasuki episode kedua. yyaakkk...!! dimana para rangers akan memasuki dunia "dewasa" dan "orang tua". dan sekrang, sudah dua rangers yang memasuki dunia itu.
dan sesuatu yang sangat bangga itu adalah ketika kebiasaan sederhana di rumah biru itu tidak berubah. sederhana. cuma saling bertukar pikiran, saling "ma-OTA" ketika kumpul makan di rumah. bisa ber-jam jam juga. dan saya, menyukai kegiatan ini, apalagi ketika gka ada PR, dan harus belajar. *eh*. yoi, kan karena mendengar cerita, meskipun hanya jadi pendengar manis, kan belajar bisa di tunda. *ngarep gak belajar, jadi betah dengerin cerita samapi jam 9 malam, trus masuk kamar langsung tidur* haha...
kadang, dibairin sih sama emak, tapi kalo emak lagi ingat besok masih sekolah, maka cerita di meja makan akan segera berakhir dan kita? akan kembali duduk di meja bulat untuk belajar, berserta si emak yang akan membaca koran. heiii...!! apa kalian mengingatnya?
dan yang saya ingat adalah si abang tua pasti tidak akan ada di meja itu. entahlah dia kemana. bingung juga sih, kenapa si abang tua gak pernah belajar bareng kita? *geleng-geleng kepala*. dan yang kedua, adalah si abang kedua. doi juga kadang ada, kadang gak. *ckckckkk..* dan yang paling setia adalah saya dan beserta 2 adik yang baik hati.

sebenernya bukan itu inti ceritanya. tapi kebersamaan para rangers. tua gak sih, tadi malam saya ngakak sendiri baca message dari mereka. padahal kita berlima entah berada dimana.
si abang tua ada di negara Dong Yie. si abang kedua ada di tanah yang katanya kaya minyak atas bawah. saya? ada di sebuah "banker" dengan sinyal yang patut dikasihani, adik keempat, entahlah dia berada dimana. sebelumnya dia memang di pulau cendrawasih, tapi udah sempat kembali, tapi tidak terdeteksi keberadaannya. yah..paling juga gak jauh dari LA. dan si bungsu? bisa di prediksi juga gak jauh dari si kampus kuning.
kamu tau? kita tidak berada di satu tempat. tapi hangat pembicaraan simpel tentang "politik" membuat saya manggut-manggut. haha... kenapa? karena tidak ada yang berubah. wawasan dan ilmu pengetahuan pasti dong ya bertambah. tapi cara penyampaian dan ngotot-ngototnya gak hilang. wakakakakkkk...
sini saya ceritakan.
si abang tua.
seperti jaman terdahulu emang paling vokal berbicara. kalau ngomong kita lebih sering diam dan terpana dengar ocehannya. entahlah benar atau tidak. sekarang juga begitu, tapi si abang tua lupa kalau adik-adiknya udah mulai gede, jadi gak bisa dibodoh-bodohin lagi. haha.. meskipun masih terpana dengan gaya dan tuturnnya bercerita. kalau ketauan bohong sih kita gak bakal percaya lagi dan akan bernyanyi "ota..ota..ota.." atau "kicuah..kicuah..kicuah...".

si abang kedua.
masih seperti jaman terdahulu. gaya bicaranya keras. kadang suka lupa sih itu ngomong biasa apa marah. hhueheheehe... kadang juga gaya bicaranya bisa memicu pertengkaran manis di rumah. sama siapa aja dan kapan saja. hehe.. *pisss..bang..!!!*. cuma sekarang udah rada mendingan lah ya... =D

saya?
tetap menjadi pendengar yang baik. tentu saja "penghubung". ^^v

si adik keempat
gaya bicaranya lebih banyak kepada keingintahuan yang besar. saya masih ingat. jaman dulu dia akan menangis kalau pertanyaannya gak bisa dijawab. sekarang? wiiihhh...!!! gak pake nangis, paling pake rokok dan kening sedikit berkerut. haha... wawasannya, bolehlah...!! *kasih applause*

si bungsu.
wakakakakkk..bungsu tetaplah bungsu. adakalanya didengar, tapi sadar gak sadar di cuekin. haha... *ingat yang tadi malam. sukses jual kacang goreng?* tapi ketika kakak-kakaknya sadar, maka si bungsu jadi pusat perhatian. wakakakakakk...

dan dari cerita panjang di message itu, saya menemukan hal-hal hebat dari mereka..!!

boleh lah dijadikan sedikit quote..
hehe..

dari si abang tua..
"Satu-satunya yang bisa mengubah Indonesia adalah mencerdaskan orang-orang sekitar semaksimal mungkin, dengan harapan orang sekitar bisa mengimbaskan ke orang-orang lain di sekitarnya"
katanya lagi..
"kawanan kambing-kambing yang dulu dipimpin serigala berbulu domba sudah mulai berubah jadi kawanan kambing berteknologi  yang dipimpin oleh domab beneran  yang memelihara domba-domba serigala"

ngeuri yeuhh...!!!

yuhuuu....!!!
dari cerita-cerita kecil itu deh yang membuat saya mencoba untuk terus berpikir positif, mencoba terus untuk saling berbagi kebaikan, dan terus berusaha belajar dan saling mengajar..!!!

wawasan dan ilmu pengetahuan itu penting..!!
tapi akan buta kalau gak ada iman.. ^^v

iman itu juga penting, tapi kosong kalau gak ada wawasan dan ilmu pengetahuan.
setuju dengan kalimat adik keempat..
"menempatkan konteks 'keimanan' dalam sosial masyarakat, bukan berarti memisahkan iman dalam keseharian"

begitulah ceritanya...
seru-seru ngeuri..!!
hehe...

ckckckckkk...
bangga dan bersyukur menjadi bagian dari mereka, rangers kecil udah mulai cerdas.
hahaha..

dan cerita pendek itu memberi secuil semangat yang berarti untuk terus belajar dan membantu sekitar..!!
^^

kumpul jadi satu.. ^^

Akuarium kecil. akuarium ini pemberian teman-teman di tahun 2012. Hari ke 31 di bulan Mei. Amazing juga, waktu di kasih akuarium. ^^ emang saat itu lagi pengen-pengennya melihara ikan. Sindrom nonton film nemo. Jadi pengen melihara ikan. Dan voilaa..!! bahagianya ketika teman-teman membantu mewujudkan mimpi itu. Huehehe... ikan-ikan yang menghuni si akuarium gak bertahan lama, Cuma beberapa bulan. Soalnya sering di tinggal. Jadi gak ada yang ngerawat. Alhasil, mereka mengundurkan diri selama-lamanya. Hiks..!! setelah itu, si akuarium vakum selama setahun. Gak digunakan, di taroh di pojok kamar, bersama sang debu. Karena emang hobi saya hidup nomaden, jadi gak punya kamar tetap, plus sering melancong, jadi bingungu juga sama si akuarium. Tapi, di tahun 2013, bulan september, si akuarium kembali menjalankan tugasnya. Menampung si ikan-ikan kecil. yongkru, si empunya udah punya kamar tetap, dan gak harus pergi-pergi lagi dalam waktu yang tidak ditentukan. Dan jadilah si ikan-ikan ini menjadi penghuni pertama setelah si empunya. 5 bulan sudah. Dan sekarang, si ikan-ikan masih hidup dengan bahagia. Semakin besar dan lincah.. ^^
ssstt...!! hei ikan, jangan di bongkar curhat-curhat saya ya.. =D


Si bambu. Yuhuu..!! ada bambu hias di kamar. Melihara bambu hias ini juga keinginan terpendam. Udah lama sejak saya mengenal bambu itu. Dan langsung jatuh cinta. Cuma buat melihara emang di pending dulu, sampai nanti udah punya rumah sendiri. Hehe..tapi siapa sangka, waktu ikut expo apa gitu, ada yang jual bambu hias lucu-lucu, dan saya melirik dan mupeng. Eh, seorang teman berbaik hati beliin. Tadinya saya pikir dia mau bawa pulang untuk orang rumah. Tapi dengan enteng jawab nitip. Dan umur titipannya udah 8 bulan, dari 15 Mei 2013, gak diambil-ambil. Ditanyain juga gak. Huehehe..itu beneran nitip apa di kasih ya? Jadi, pikir positif aja. Si bambu hias emang udah jadi hak milik. ^^v dan si bambu tumbuh pelan tapi pasti. Tetap hijau dan tempat cuci mata di kamar setelah melihat kamar yang berantakan. *eh*

Biji-biji pinus. Hehe..hasil mulung di pulau pari, kepulauan seribu. Emang saya yang kurang kerjaan ngumpulin biji pinus. Lucu..!! *lagi mikir dibuat apa ya biar bisa awet?*



dan terakhir..!!! si umang-umang dari ujung genteng. Mendapatkan umang-umang itu rasanya ajaib. Haha..jadi gini ceritanya, tanggal 31 januari-1 febrauri 2014 kemarin, saya, adik, dan 1 orang teman sedang menikmati kesepian di pantai cibuaya, Ujung genteng. Sengaja..!! emang sengaja kita milih ujung genteng, dan camping. Biar kita bisa berkecimpung dengan pikiran kita masing-masing, bebas..!! hehe...
nah, disana itu ada anak kecil yang udah mulai ngintip-ngintip keberadaan kita, mulai kita mendirikan tenda. Cuma karena malam, si anak mengundurkan diri.
paginya, si anak mulai cari perhatian di depan tenda. Jalan-jalan, duduk, cari kerang, dan apalah..!! nah, sebelumnya kita mah cuek aja. Tapi, tidak setelah si anak dengan manis memberikan saya umang-umang. Satu? Gak..!! tapi buanyakk..!! kok bisa? Itu dia yang ajaib. Hehe..
matahari udah semakin meninggalkan sang laut, jauh dan tinggi. Kita harus segera packing dan berangkat untuk melanjutkan perjalanan. Tapi, emang kebiasaan, kalau main ke laut, saya nyari botol. Bukan..bukan buat bawa airnya lalu di masukin ke sumur rumah biar ada ombak di rumah. Bukan itu kok. Cuma mau ngumpulin sedikit kerang-kerang  lucu buat menuhin akuarium. gak sengaja, si anak mendengar celotehan saya buat ngambilin kerang, dan tetiba si anak langsung kasih gelas aqua. Saya pikir Cuma sekedar gelas, tapi ya itu tadi, ada umang-umang yang buanyak di gelas itu. Dan emang dasar bocah, tanpa ba bi bu, langsung amazing dengan umang-umang. Si anak mungkin melihat ekspresi itu, eh..si anak nyari umang-umang lagi,dan di setor ke saya. Haha...
seneng gak sih, di kasih sesuatu dari orang yang gk di kenal, dan itu tulus. Kok tau kalau itu tulus? Karena tulus hanya bisa dirasakan. Hehe... dan saya percaya, setiap manusia punya itu. Dan si anak ini masih polos dan tulus. cucu gunawan namanya. *asiikk..saya gak lupa nanyain nama*.
oke cu..!! si umang akan saya pelihara dengan baik. Semoga si umang gak bosan tinggal dengan saya. Hehe.. =D

dan ini ketika mereka semua berkumpul di pojokan kamar..!! ^^

*kameranya pake kamera si lepi, jadi hasilnya potonya asal jepret gitu deh*
huehehehe...