Cerita dibalik kota Da nang, Vietnam.

11.35 ipeh the pooh 0 Comments




Bandara Da Nang

Dulunya, 1800 tahun yang lalu, atau abad ke 17-18, Da Nang merupakan pusat dari kerajaan Champa. Nama Da Nang sendiri diambil dari bahasa Cham yaitu Da Nak yang artinya pembukaan sungai besar. Di zaman penjajahan oleh Prancis, kota Da Nang ini menjadi pusat pelabuhan Vietnam, selain dekat dengan laut, kota Da Nang juga merupakan muara dari sungai Han. Da Nang, adalah salah satu kota besar di Vietnam setelah Hanoi dan Ho Chi Minh. Da Nang merupakan pusat kota di bagian selatan Vietnam dan terletak dekat pantai laut Cina Selatan. Jadi, anginnya yahuut banget dah. Di zaman perang Vietnam, Da Nang ini merupakan pusat  kota yang menghubungkan kubu utara dan selatan. Jadi, Da Nang termasuk kota bersejarah di Vietnam.


suasana jalanan kota Da Nang yang agak ke Laut,
Yang menarik dari kota Da Nang ini adalah sebagai pusat kota tetapi masih dalam tahap pembangunan. Hanya benar-benar dipusat kota yang bangunannya lumayan banyak, tapi sedikit saja pergi ke arah laut, maka banyak lahan-lahan kosong yang masih terabaikan atau bangunan-bangunan yang setengah jadi, belum selesai. Dan meskipun termasuk kota besar setelah Hanoi dan Ho Chi Minh, bagi saya kota Da Nang masih sepi, lebih sepi dari kota Kediri, hm..mirip-mirip Magetan mungkin. Teman perjalanan saya mengatakan bahwa sebenarnya dengan keadaan kota yang sepi begini, motor bisa di pacu dengan kecepatan 90-100 km/jam karena sepinya, tapi sayang angin yang berhembus terlalu yahuut sering menggoyahkan motor, jadi cukup 50-60 km/jam aja. Satu lagi, kota ini, hm, mungkin hampir di setiap bagian Vietnam yang saya datangi, jalur dan bentuk kotanya kotak-kotak. Terlalu banyak perempatan dan jalannya lurus yang kadang seperti tanpa akhir. Lurus terus sampai mampus. Hehe... dan kalau di Indonesia mengendarai kendaraan di sebelah kiri, maka di Vietnam kendaraan ada di sebelah kanan. Dan untuk menyeberang jalan, kalau kamu gak mau di tabrak atau di maki-maki, maka silahkan ubah cara nyeberangmu. Yoi..!! liat sisi kirimu dulu, baru sisi kanan. Saya dan si kawan, sudah hampir beberapa kali salah liat dan posisi, yang kadang diteriaki. Untunglah bahasanya saya tidak mengerti. jadi anggap saja itu sebagai salam perkenalan dan nasehat.
Tempat wisata yang terkenal dan banyak  yang di datangi oleh para bule barat dan bule timur adalah museum Cham, yang isinya tentang peninggalan sejarah kerajaan Champa, Marble Mountain yang banyak patung-patung Budha dan pagoda Linh Ung, patung Dewi Kwan Im yang guede banget yang menghadap ke laut.


Silahkan baca detailnya di Episodenya ya.. ^^v

You Might Also Like

0 komentar: