Taman Kota!

20.37 ipeh the pooh 1 Comments

Yak! gak kerasa jumat kedua minggu ini sudah lewat Artinya, #seminggusegambar 02 seharusnya sudah rilis. Tapi, faktanya sekarang hari sabtu, dan saya baru rilis tulisannya, yang artinya lagi untuk minggu kedua ini saya FAILED!! Hiks. Alasannya klasik sih, sibuk! padahal mah pembenaran diri aja karena malas dan menunda pekerjaan. Haha!

Baiklah, gak masalah Jumat minggu ini sudah lewat, yang namanya hutang harus dibayar, so? saya akan tetap menulis tentang gambar yang dikirim si Adik.

Jika minggu lalu, tantangan #seminggusegambar yang diberikan si adik adalah tentang kepala dinosaurus yang ada di awan, sekarang si adik pengen liat yang hijau-hijau, seperti gambar ini.
"Kapan ya, ada taman kek gini di Pekanbaru?"
Ehm, sepertinya si adik rindu masuk hutan, bosan dengan hutan beton di kota. Iya! Si adik bertanya "kapan ya, ada taman kek gini di Pekanbaru?"

Loh, emang kenapa dengan Pekanbaru? Emang Pekanbaru gak ada taman ya? Ada dong, Pekanbaru punya taman kota juga, tapi berbeda dengan gambar harapan si adik. Rimbunnya hutan dan air sungai mengalir indah ke samudera, bersama teman bertualang... *plak! kenapa jadi soundtrack ninja hattori?


Membayangkan Pekanbaru punya sudut kota seperti itu? kakak juga pengen sih. Hehe! Gimana gak mupeng coba, Pekanbaru adalah kota 1000 beton menurut saya. Iya, pembangunan hotel, ruko sudah sampai ke pelosok-pelosok Pekanbaru juga. Yoi, jadi gambar seperti ini emang sangat dirindukan.

Tapi gini, sebenarnya Pekanbaru udah ada kok taman-taman yang hampir menyerupai gambar itu. Iyak! pemerintah Pekanbaru sedang berusaha untuk membangun ruang hijau agar kota kembali menjadi menyenangkan untuk menikmati hidup. Hanya saja, sampai saat ini belum sampai seperti itu.

FYI ya dik, Pekanbaru ternyata punya lima taman kota. Sini, kakak jabarin dulu ya, dan kita akan mencari persamaan dari taman kota di Pekanbaru dengan yang ada di gambar itu.

1. Taman Kota Diponegoro. Nama taman ini berasal dari lokasinya yang emang berada di jalan Diponegoro. Taman ini menyediakan arena bermain anak-anak, jalur jogging, pohon, dan kolam. Yuhuu..! Taman Diponegoro punya hutan dan kolam hijau cuma di tengah kolamnya, gak ada jembatan. Sebenernya ini kece kan dik? mirip sama tempat yang kamu bayangkan. dan letaknya, di tengah kota!
Taman Kota Dipoengoro
Sumber Foto : Tripriau
2. Hutan Kota. Ternyata, selain taman kota, Diponegoro juga punya hutan kota yang punya jejearn-jejeran pohon menjulang ke langit biru dan disana ada aliran air yang mirip sungai.
Hutan kota
sumber foto : tripriau

3. Taman Arifin Ahmad. Sama seperti Taman Kota Diponegoro yang namanya diambil karena posisinya di Jalan Diponegoro, Taman Arifin Ahmad juga begitu. Taman ini berada dipersimpangan jalan Arifin Ahmad dan Sudirman, Taman ini gak punya kolam, cuma taman yang punya bangku-bangku dan arena bermain anak-anak. Kesannya hijau, tapi siang hari tetap aja panas. Huehehe!
Taman Kota Arifin Ahmad
Sumber Foto : Tripriau
4. Stadion Utama Riau. Kamu heran dik, kenapa Stadion termasuk taman kota? Ternyata, taman itu gak melulu identik dengan pohon dan bunga. Lapangan terbuka juga bisa disebut taman dimana orang-orang bisa melakukan aktivitas luar ruangan seperti olahraga, jalan-jalan sore atau hanya sekedar nongki-nongki cantik dengan teman-teman. Nah, Stadion Utama ini menyediakan fasilitas itu, dan masih ada seuprit tanaman di sudut-sudut stadion. Ehm, ini emang jauh banget dari gambar itu. hehe
Stadion Riau
Sumber foto : tripriau
5.  Science Park Riau. Wuih! Ternyata dik, Riau punya science park! yang letaknya ada di Universitas Riau. ketika mendengar namanya apa yang kamu pikirkan? Apakah taman yang penuh dengan tanaman-tanaman langka seperti kebun raya Bogor? Ehm, kalau itu yang kamu pikirkan, maka jeng...jeng..! selamat anda belum beruntung. Iya! Science Park disini itu artinya adalah taman untuk berkumpul mahasiswa untuk melakukan diskusi. Baik itu tentang pengetahuan, politik, atau sekedar diskusi ngalor ngidul menunggu waktu.
Science Park
Sumber Foto : tripriau
Kira-kira begitulah taman-taman yang ada di Pekanbaru. Beda ya sama yang ada di gambar? Kapan Pekanbaru punya taman seperti itu? Mungkin ketika laju pertambahan populasi manusia dan perkembangan industri dapat diminimalisasi. Ketika pembangunan beton sudah tidak menarik lagi bagi manusia. Kapan? Entahlah.

Pekanbaru,
14 Januari 2017

You Might Also Like

1 komentar:

  1. monggo cek juga ke tulisan #seminggusegambar yang ini https://adetawalapi.wordpress.com/2017/01/13/suatu-hari-di-sini/

    BalasHapus